Lagi bongkar-bongkar album kartu pos, eh lihat yang satu ini. Ada kartu pos hasil tuker-tukeran dengan sesama anggota Postcard United, bergambar desain dapur yang cantik. Oleh pengirimnya ditulis bahwa desain rumah ini tipikal dari Ukraina dan Rusia pada umumnya.
Biasanya desain seperti ini adalah dapur keluarga yang menjadi pusat berkumpulnya keluarga. Di dapur yang cantik ini mereka memasak, makan bareng, sampai ngobrol dan berbagi cerita.
Yang paling keren di dapur ini, tentu saja, adalah tungku raksasanya yang disebut "pich" (печь). Ukurannya gede banget, terbuat dari bata. Fungsi utamanya jelas, buat masak, bikin sup borscht yang legendaris, atau bikin roti.
Ternyata fungsinya tidak cuma itu. "Pich" ini juga jadi sumber kehangatan utama saat musim dingin tiba. Bayangin, di atasnya itu bahkan bisa dijadiin tempat tidur! Jadi, kalau cuaca lagi dingin-dinginnya, tidur di atas tungku itu pasti anget dan nyenyak banget.
Teman-teman bisa mencari referensi detailnya tentang konstruksi "pich" ini yaa.. kalau saya ceritakan panjang lebar ntar malah jadi mbosenin.
Yang paling bikin kesengsem tuh saat melihat dekorasinya. Lihat foto di atas ini, cantik banget yaa.. Lukisan bunga-bunga di dinding dan di "pich" itu ternyata punya nama, yaitu seni Petrykivka. Uniknya, seni ini sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya. Motifnya serba alam, mulai dari bunga-bunga khayalan, buah beri, sampai burung-burung yang digambar dengan warna-warna cerah.
Lukisan ini bukan sekadar hiasan. Ada maknanya juga. Bunga itu lambang keindahan hidup, burung itu lambang harmoni, sementara buah beri itu lambang kesuburan.
Selain lukisan, ada juga detail-detail kecil lainnya yang bikin dapur ini makin hidup. Misalnya, piring-piring dan mangkuk keramik yang juga dihias dengan pola yang serupa. Terus, ada kain bersulam cantik yang namanya "rushnyk" (рушник).
Kain ini biasa digantung di dinding atau di atas jendela, motifnya biasanya bunga atau bentuk geometris. Katanya, ini punya makna perlindungan. Samovar, teko air besar yang sering ada di dapur-dapur Rusia dan Ukraina, juga jadi pemanis yang bikin suasana makin hangat dan ramah.
Kalau dipikir-pikir, dapur pedesaan Ukraina ini mengajarkan pada kita bahwa keindahan dan fungsi itu bisa berjalan beriringan. Setiap sudutnya punya tujuan, tapi tidak ada yang luput dari sentuhan seni.
Dapur ini bukan cuma tempat masak, tapi juga saksi bisu dari banyak cerita, tawa, dan tradisi yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Melihatnya, kita jadi merasa ikut merasakan kehangatan dan kekayaan budaya mereka. Semoga cerita ini bikin teman-teman makin penasaran ya.. Siapa tahu suatu saat kita bisa beneran ke Ukraina dan menyaksikan cantiknya "pich" ini di rumah pedesaan mereka. Semoga aman dan damai selalu untuk Ukraina.
Kartu pos ini dikirim oleh seorang remaja berusia 15 tahun. Seneng banget deh melihat tipikal tulisan tangan orang-orang Eropa. Gayanya khas banget. Kapan-kapan saya tunjukkan tipe tulisan mereka yang lain yaaa..
Kartu pos lama sih ini, kiriman tahun 2016 tapi baru sempat saya lihat-lihat lagi dan ditulis sekarang. Semoga bisa menjadi tambahan pengetahuan untuk teman-teman yang baca tulisan ini. Pun makin memahami betapa mengasyikkannya hobi bertukar kartu pos ini. Ya, memang butuh biaya khusus untuk beli kartu pos dan perangkonya. Namun jadi sangat menyenangkan ketika menerima balasan kartu pos yang cantik-cantik seperti ini.
8 Comments
Hobi bertukar kartupos menambah wawasan dan pengetahuan kebudayaan negara asal kartupos dikirim.
ReplyDeleteTidur di atas tungku gimana rasanya ya, hangat atau panas tu?
Dapurnya sangat cantik, pasti betah memasak disana.
Saya jadi penasaran. Ada gak kemudian terus lanjut saling kontak. Jadi gak sekadar kirim kartu pos. Misalnya ini kan dikirim tahun 2016. Siapa tau Mbak Uniek mencoba kontak lagi?
ReplyDeleteKlo yang ini enggak saling kontak, Chi. Dapetnya alamat lewat platform web secara random soalnya. Jadi dia dapat alamatku, tapi aku enggak tau alamatnya dia.
DeleteBeda kasus klo dapatnya teman lewat medsos, misal di ig atau fb, itu kesepakatan kedua belah pihak untuk bertukar kartu pos dengan gambar tertentu dan saling share alamat. Aku punya teman spt ini, udh bertahun2 kami masih saling kirim. Tdk cuma kartu pos, bahkan dulu dia sempat kirim barang2 cantik untuk anakku.
Senang banget rasanya kalau punya kartu pos dari negara lain. Aku punya beberapa kartu pos mbak dari beberapa teman yang bekerja di travel luar negeri sampai sekarang masih disimpan, ada kepuasan sendiri melihat gambar-gambar di masing-masing kartu pos seperti gambar kartu pos dari Ukraina ini.
ReplyDeleteWeh baru tadi pagi aku ngobrol sama suamiki, kalau dapur rumah kami kecil, jadi gak bisa tu dua orang masak bareng. Bandingin sama dapur mbahku dulu keknya malah rumah segede gtu separuhnya buat pawon, mana ada tungku yang zaman dulu masih pakai kayu itu haha. Cuma emang bentuknya gak kek perapian gtu, jadi gak tau deh bisa buat bikrin roti apa gak haha.
ReplyDeleteKyknya fungsi dapurnya mirip nih, gak cuma buat masak, tapi buat menghangatkan badan dan bercengkerama.
Cuma ya gak nyeni krn yang ada di dinding ya peralatan masak bukan gambar/ lukisan dan gak ada hiasan haha.
Aku lihatnya kaya cerobong asap, tapi cantik. Suka dapur khas pedesaan yang estetik. Aku pengen punya kaya gitu. Kalau di kampungku, dapur tungku tuh dapur kotor, buat masak besar
ReplyDeleteDari cara penulisannya teratur gitu ya Kak temannya. Untungnya dia pakai tinta warna biru, jadi kontras dengan background coklat sekitarnya.
ReplyDeletelucu yang lihat dapur orang ukraina. tungku segede itu buat penghangat ruangan atau beneran buat masak ya.
ReplyDelete